Home / Uncategorized / Anggota DPRD Bekasi Dipastikan Akan Kembalikan Uang Plesiran Dari Meikarta Ke KPK

Anggota DPRD Bekasi Dipastikan Akan Kembalikan Uang Plesiran Dari Meikarta Ke KPK

Anggota DPRD Bekasi Dipastikan Akan Kembalikan Uang Plesiran Dari Meikarta Ke KPK – Beberapa anggota DPRD Kabupaten Bekasi yg liburan ke Thailand memanfaatkan uang suap perkara perizinan project Meikarta mulai kembalikan uang terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .

” Pengembalian uang dengan banyaknya beragam pada Rp 9 juta hingga Rp 11 juta. Maka seandainya pergi sekeluarga, tinggal di-kali-kan per orang dari banyaknya itu, ” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kala dilakukan konfirmasi, Senin (21/1/2019) .

Tidak cuman terima pengembalian uang dari pelesiran ke Thailand, instansi antirasuah sudah terima pengembalian Rp 180 juta dari dua orang anggota DPRD Kabupaten Bekasi yg terima suap project Meikarta.

Tidak hanya itu, Febri ikut memperingatkan banyak saksi, terutama anggota DPRD Kabupaten Bekasi biar punya sikap koperatif serta jujur. Menurut Febri, ada kemungkinan hukum yg cukuplah berat apabila saksi berikan info palsu.

” Ultimatum pidana (berikan info palsu) 3 hingga 12 tahun, dirapikan pada Clausal 22 UU Tindak Pidana Korupsi, ” kata Febri.

Dalam penyelidikan perkara ini, KPK baru-baru ini periksa anggota DPRD Kabupaten Bekasi Saefullah. Tidak cuman Saefullah, penyidik KPK ikut periksa empat orang yang lain, ialah Rosid Hidayatulloh Namin, Joko Dwijatmoko, Mirza Swandaru Riyatno, serta Fika Kharisma Sari

” KPK tetap konsentrasi memahami proses pembentukan Pansus RDTR, ulasan pembentukan peraturan terkait tata area di Kabupaten Bekasi dan beberapa anggota DPRD yg dikira dibiayai liburan ke Thailand, ” kata Febri.

KPK memastikan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin jadi terduga perkara perkiraan suap berkenaan izin project pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Tidak cuman Bupati Neneng, KPK ikut menangkap delapan orang yang lain dalam perkara ini.

Mereka merupakan Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludin ; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar ; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati ; serta Kepala Sektor Tata Area Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

Lantas, pihak swasta bernama Billy Sindoro sebagai Direktur Operasional Lippo Kelompok, Taryudi serta Fitra Djajaja Purnama bertindak sebagai konsultan Lippo Kelompok, dan Henry Jasmen pegawai Lippo Kelompok.

Bupati Neneng serta kawan-kawan dikira terima hadiah atau janji Rp 13 miliar berkenaan project itu. Dikira, realiasasi pemberian hingga sekarang merupakan lebih kurang Rp 7 miliar lewat sejumlah Kepala Dinas.

About admin