Home / Berita Umum / Laporan Tuntutan Pihak Keluarga Tidak Terima Dengan Penembakan Polisi

Laporan Tuntutan Pihak Keluarga Tidak Terima Dengan Penembakan Polisi

Laporan Tuntutan Pihak Keluarga Tidak Terima Dengan Penembakan Polisi – Keluarga wanita Australia Justine Ruszczyk Damond, yg ditembak mati oleh polisi di AS tahun terus, menuntut Pemerintah Kota Minneapolis serta beberapa petugas polisi atas basic pelanggaran hak-hak sipil korban.

Penembakan fatal pada Juli 2017 pada wanita berumur 40 tahun itu berlangsung ditengah pembicaraan perihal pemanfaatan kewenangan terlalu berlebih oleh banyak penegak hukum di AS.

Eks perwira Kepolisian Minneapolis (MPD), Mohamed Noor, dituduh mengerjakan pembunuhan tingkat ke-tiga serta pembunuhan tingkat ke dua lantaran menembak Damond lewat pintu mobil patrolinya.

Kala itu, korban mendekati mobil itu sehabis dia menelepon polisi serta memberikan laporan dengar peluang seseorang wanita diperkosa.

Noor dipecat jadi disaat tuntutan itu di ajukan serta dibebaskan dengan agunan AUS$ 541. 000 saat persidangan.

Pengacaranya menjelaskan Noor bakal mengakui tak bersalah dalam persidangan dan bertahan memanfaatkan kewenangannya dengan lumrah dalam insiden itu.

Pihak jaksa penuntut mengemukakan tak ada bukti kalau Noor hadapi ancaman yg membetulkan pemanfaatan kewenangan dengan mematikan.

Noor menampik berkata dengan banyak penyelidik, dengan dalih di jamin dalam hak konstitusional. Tuntutan perdata yg di ajukan di pengadilan Minnesota menyebutkan Noor serta mitranya Matthew Harrity, dengan gugatan bersekongkol sembunyikan realita tentang penembakan pada Damond. Mereka dituding gak merekam insiden itu dengan camera yg dipasang di badan mereka.

” Apabila mereka melaksanakannya, bakal ada rekaman video serta audio dari penembakan fatal Justine, ” demikian di sebutkan dalam berkas tuntutan.

” Harrity serta Noor tak kan bebas membuat narasi dalam usaha buat perlindungan Noor dari pertanggungjawaban perdata serta pidana, ” imbuhnya.

Tuntutan itu juga menunjuk umur ke dua petugas polisi – Noor 32 tahun, Harrity 25 tahun. Di sebutkan kalau kedua-duanya ” petugas gak mempunyai pengalaman yg dari perilakunya, tak pantas bekerja “.

Pemerintah Minneapolis serta eks kepala polisi ditempat juga ikut digugat.

Berkas tuntutan menuturkan Departemen Kepolisian Minneapolis tidak sukses mendisiplinkan petugas yg gak memanfaatkan camera badan. Tidak hanya itu, ujarnya, pergantian trik penerimaan polisi sebabkan petugas dengan penyisihan beresiko sanggup bekerja di jalanan.

Petinggi pemkot, pengacara Noor serta Harrity tak menyikapi permohonan wawancara.

Tuntutan yg di ajukan atas nama papa Damond, John Ruszczyk, mengharap rubah rugi AUS$ 67 juta dalam rubah rugi buat empat gugatan.

Keluarga ini diwakili pengacara Bob Bennett, yg awal kalinya sukses jadi pemenang tuntutan AUS$ 4, 06 juta atas warga kulit hitam Philando Castile oleh polisi di Minnesota.

Disamping itu, menurut jaksa, Harrity yg menyetir mobil polisi kala peristiwa mengemukakan terkaget oleh nada keras serta ke dua petugas ” ketakutan ” disaat Damond keluar dekat mereka.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyebutkan penembakan ini jadi ” tidak bisa diterangkan. “

Sehabis penembakan, banyak petinggi Minneapolis mengaku terjadinya pelanggaran prosedur serta Damond ” selayaknya tak usah mati “.

Menurut berkas tuntutan, saat Noor serta Harrity diambil jadi polisi, Pemkot cuma memanfaatkan satu tes psikologi buat tentukan apa mereka sesuai bekerja di jalanan. Pada tahun 2012 dibutuhkan lima tes begitu.

Pemkot dituding tidak sukses meyakinkan apa beberapa ratus petugas polisi sekarang sungguh-sungguh pantas buat mobilisasi pekerjaannya.

” Konsekuensinya beberapa petugas MPD tak siap, kurang perabotan serta tak pantas mobilisasi pekerjaan polisi, termasuk juga pemanfaatan kewenangan yg mematikan, ” kata tuntutan itu.

” Hal semacam itu sebabkan terjadinya penembakan fatal pada Justine yg gak bersenjata, tetap memakai piyamanya, siap membantu orang-orang, ” imbuhnya.

About admin