Home / Berita Umum / Sektor Pertanian Masih Dikuasai Pulau Jawa

Sektor Pertanian Masih Dikuasai Pulau Jawa

Sektor Pertanian Masih Dikuasai Pulau Jawa – Salah satu yang meneror ketahanan pangan di Indonesia, yaitu sangat dominannya Pulau Jawa dalam produksi pangan. Di segi lain, tempat pertanian di pulau terpadat ini selalu berkurang tiap-tiap tahunnya.

Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Khudori, mengungkap penguasaan Jawa sebagai basis produksi pangan cukup beresiko, dikarenakan sepanjang beberapa puluh th. Jawa jadi pusat ekonomi hingga banyak berlangsung konversi tempat pertanian.

” Jawa masih tetap menyokong pangan tdk cuma Pajale (padi, jagung, serta kedelai), namun juga sayuran seperti cabai, bawang, serta yang lain itu rata-rata diatas 50% lebih di produksi di Jawa. Walau sebenarnya Jawa jadi konsentrasi ekonomi serta masyarakat, fantastis alih peranan lahannya. Ini sangatlah beresiko di masa yang akan datang, ” kata Khudori dalam diskusi ‘Menuju Kemandirian Pangan’ di Setia Budi One, Jakarta, Selasa (22/5/2017).

Data produksi pertanian Tubuh Pusat Statistik (BPS), produksi padi 2015 di Jawa yaitu sebesar 38, 97 juta ton atau 51, 7% produksi nasional.

Begitu juga dengan produksi jagung di Jawa pada th. yang sama jumlahnya 10, 6 juta ton atau 54, 1% produksi nasional. Kemudian kedelai 599 ribu ton atau 62%, serta gula sebesar 1, 53 juta ton atau 61, 5% dari produksi nasional.

” Pulau Jawa juga menyumbang paling besar utk produksi daging sapi, daging serta telur ayam, cabai, serta bawang merah, ” terang Khudori.

Lanjut dia, menggeser basis produksi pangan dari Jawa ke luar Jawa juga tdk dapat ditunaikan kurun waktu singkat. Tempat diluar Jawa yang paling mungkin yaitu tempat kering. Hingga pemerintah butuh bangun infrastruktur irigasi di banyak tempat seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, serta Papua.

” Walau sebenarnya Jawa ini pusat ekonomi yang semua memerlukan tapak tempat, tempat pertanian makin terancam. Kata kuncinya dua, yaitu alih peranan tempat di Jawa mesti dihindari, ke-2 dengan cara gradual menguatkan fondasi pangan luar Jawa, ” ungkap Khudori.

About admin